David Brainerd (1718-1747) adalah misionaris perintis kepada suku-suku Indian di Amerika Utara. Meskipun Brainerd adalah mahasiswa yang berprestasi paling tinggi dalam angkatannya di Yale, dia juga adalah seorang Kristen Injili yang begitu berapi-api, yang mendalami Alkitab dan theologi sampai mendapat izin resmi dari gereja untuk berkhotbah setelah melalui pengujian yang ketat, antara lain ole…
William Chalmers Burns (1815-1868) berasal dari Skotlandia dan menjadi misionaris ke Cina. Sebagai anak seorang pendeta, Burns mengenyam pendidikan di Aberdeen University dan mendapat izin berkhotbah dari Gereja Skotlandia. Bertahun-tahun, kerinduannya untuk menjadi misionaris ke luar negeri tertunda, namun penginjilannya di Skotlandia dan Irlandia sangat berhasil. Pada tahun 1846 dia pergi ke …
John Eliot (1604-1690) dikenal sebagai Rasul bagi Orang Indian. setelah lulus dari Cambridge pada tahun 1622, ditahbiskan di Gereja Inggris (Church of England) dan bekerja dibawah tokoh Nonkonformis, Thomas Hooker, yang menyebabkan kepindahannya ke koloni di Amerika Utara. Setelah fasih berbahasa Indian, dia mulai melayani mereka pada tahun 1646. Yang membuahkan pertobatan sekitar 3.600 orang I…
Henry Martyn (1781-1812) adalah hamba Tuhan Anglikan yang menjadi misionaris ke India. Martyn berangkat ke India pada tahun 1805 sebagai pendeta bagi East India Company, namun keterampilan linguistiknya membawanya menjadi peneriemah Alkitab dan pembela iman Kristen kepada bangsa Arab, pelayanan yang dijalaninya sampai akhir hidupnya. Dia menyelesaikan terjemahan Perianjian Baru dalam bahas …
John G. Paton (1824-1907) adalah misionaris perintis Presbiterian ke New Hebrides (sekarang disebut Vanuatu), kepulauan di barat daya Samudra Pasifik. Dia lahir di Skotlandia dan menjadi penginjil di kota Glasgow selama sepuluh tahun (1847-1857). Pada tahun 1858 ia diangkat menjadi misionaris ke New Hebrides. Di sana hidupnya selalu terancam dan dia dipaksa meninggalkan kepulauan tersebut pada …