"Seperti Augustinus, Calvin, dan Edwards, Bavinck adalah sosok berpikiran raksasa, memiliki studi yang luas, punya hikmat yang tak lekang oleh waktu, dan ahli eksposisi yang luar biasa. Memiliki jilid pertama dari karyanya, dan tiga lainnya yang segera menyusul, merupakan pemerkayaan yang menakjubkan. Solid tapi luwes, menuntut pembacaan yang serius tetapi memberikan kepuasan yang berlimpah, lu…
Calvin di ranah Publik, yang merupakan bagian dari seri Calvin 500, meneliti kontribusi Calvin bagi kebangkitan dan perkembangan tradisi politik, terutama di Jenewa, Inggris Raya, dan Amerika Serikat, mulai dari akarnya di dalam kehidupan Agustinus dan Calvin sendiri, penjabarannya di dalam The Institues of the Christian Religion, sampai bagaimana para Calvinis mengaplikasikan ide-ide calvin da…
Buku ini menyuarakan kembali suara kenabian dari dua pendidik yang sangat berkompeten untuk menjelaskan isu-isu mendasar tentang sekolah Kristen. Dalam kata pengantarnya, editor Dennis E. Johnson menuliskan, "Beberapa orangtua menempatkan anak-anak mereka di sekolah Kristen dengan harapan mereka terhindar dari cobaan-cobaan dunia yang semakin nyata: narkotika, seks di luar nikah yang menyeb…
Rumus klasik Albert Wolters tentang wawasan dunia Kristen yang terintegrasi kini telah diperbarui untuk memberikan manfaat bagi generasi masa kini seperti bagi generasi sebelumnya. Secara lugas dan jelas Wolters menjelaskan kepalsuan dikotomi sakral-sekuler dan menyodorkan proposal alkitabiah. Diawali dengan pendefinisian natur dan cakupan sebuah wawasan dunia, yang dibedakan dari filsafat, dan…
Tidak banyak orang yang telah begitu mempengaruhi perkembangan sekolah-sekolah Kristen di dalam tradisi Reformed di Amerika Utara dan bahkan di seluruh dunia seperti Nicholas Wolterstorff. Sebagai penghormatan atas kontribusi-kontribusinya, Gloria Goris Stronks dan Clarence W. Joldersma, yang juga adalah pendidik, telah mengumpulkan pemikiran dan refleksi dari sang filsuf mengenai pendidikan K…
Nama John Calvin menimbulkan banyak gambaran yang kuat, kebanyakan negatid. Dalam pikiran banyak orang, dia dianggap sebagai seorang theolog menara gading, yag tidak praktis dan penyendiri, yang keras dan tidak masuk akal, kekuatan pendorong di balik sistem theologis yang berbahaya. Dalam buku ini, Burk Parsons dan delapan belas pendeta dan cendekiawan Reformed yang terkemuka secara otoritatif …