Kita hidup di dalam zaman di mana perasaan didorong ke pusat panggung sementara doktrin didemonisasikan atau paling tidak di- letakkan di pojok yang berdebu. Guy Richard muncul untuk meng- ubah hal itu dan telah memberikan pelayanan yang sangat luar biasa dalam mengangkat salah satu kata terpenting sepanjang masa di dalam Alkitab - iman. Di dalam buklet ini ia menggali bukan hanya apa arti yang…
Iman, Penderitaan, dan Hak Asasi Manusia Manusia memiliki martabat, sehingga tidaklah heran jika manusia meneriakkan hak asasi manusia begitu harkat dan mertabatnya terusik. Martabat macam apakah itu? Jalan hidup manusia tak selalu lurus dan tak mengalami gelombang. Namun, apakah peranan iman ketika manusia merasa menderita dan kehilangan hak asasinya? Jika manusia memiliki iman, mengapa …
Bagaimana relasi antara Kebenaran Kristen dengan 'human learning"? Filsuf Arthur F. Holmes berpegang pada proposisinya yang mengatakan bahwa segala kebenaran di manapun itu ditemukan bersumber dari Allah Terlalu banyak orang Kristen maupun non-Kristen "menceraikan masalah rohani/sakral dengan duniawi/sekuler, serta melihat kebenaran sebagai hal yang relatif dan menolak konsep kesatuan keb…
Kita tahu bahwa iman adalah "dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat" (bran 11:1). Jadi, apakah peran akal budi ketika kita berbagi mengenai iman kita dengan orang-orang lain? Dan bagaimana kita menggunakan aka budi yang dianugerahkan oleh Allah ini dalam perkembangan rohani kita sendin? Kasihlah Allahmu dengan Segenap Akal Budimu menjel…
Apakah Anda mengetahui apakah itu Kekristenan sesungguhnya? Di seluruh dunia ada sekitar 2,2 miliar orang yang mengaku sebagai pengikut Yesus. Kita dpat mengenali secara umu ciri-ciri kelompok ini dari apa yang mereka percayai, bagaimana mereka beribadah, orang-orang suci mereka, perilaku mereka, dan lain sebagainya - tetapi dalam buku ini saya tertarik untuk memusatkan perhatian kita pada e…
Kebenaran dulu selalu didasarkan pada rasio. Sekarang tidak lagi. Apa yang kita rasakan dianggap sebagai sumber terbenar dari realitas. Meskipun kita terobsesi dengan hal-hal emotif dan eksperiensial, kita masih menghadapi masalah eksistensial yang selalu hadir - kecemasan, keputusasaan, dan ketiadaan tujuan. Bagaimana kita bisa sampai seperti ini? Dan di mana bisa menemukan jalan keluarnya?…